Thursday, 17 November 2016

2. PERIBAHASA INDONESIA- INGGRIS VOL 33-66

33. Ada harga ada rupa. Artinya Harga suatu barang tentu disesuaikan dengan keadaan barang tersebut.

34. Membelah dada melihat hati. Artinya Ungkapan untuk menyatakan kesungguhan.

35. Sedap jangan ditelan, pahit jangan segera dimuntahkan. Artinya Berpikir baik-baik sebelum bertindak agar tidak kecewa.

36. Karena mata buta, karena hati mati. Artinya Menjadi celaka karena terlalu menuruti hawa nafsunya.

37. Pandai berminyak air. Artinya Pandai menyusun kata-kata untuk mencapai maksudnya.

38. Putih kapas dapat dibuat, putih hati berkeadaan. Artinya Kebaikan hati yang bisa dilihat dari tingkah lakunya.

39. Dibujuk ia menangis, ditendang ia tertawa. Artinya Mau bekerja dengan baik jika sudah mendapat teguran.

40. Jika ditampar sekali kena denda emas, dua kali setampar emas pula, lebih baik ditampar betul-betul. Artinya Setiap perbuatan jahat itu sama saja akibatnya, meski besar ataupun kecil.

41. Lubuk akal tepian ilmu. Artinya Seseorang yang dikenal memiliki banyak ilmu pengetahuan.

42. Nasi tak dingin, pinggan tak retak. Artinya Orang selalu mengerjakan sesuatu dengan hati-hati.

43. Tolak tangan berayun kaki, peluk tubuh mengajar diri. Artinya Belajar untuk mengendalikan diri dan meninggalkan kebiasaan bersenang-senang.

44. Seludang menolak mayang. Artinya Sebutan untuk orang sombong dan melupakan orang lain yang telah berjasa dalam hidupnya.

45. Kalau dipanggil dia menyahut, kalau dilihat dia bersua. Artinya Bisa menyampaikan maksud dengan cara yang tepat.

46. Pangsa menunjukkan bangsa, umpama durian. Artinya Kita bisa melihat perangai seseorang melalui tutur katanya.

47. Ditindih yang berat, dililit yang panjang. Artinya Kemalangan yang datang tanpa bisa dihindari.

48. Tertangguk pada ikan sama menguntungkan, tertanggung pada rangsang sama mengiraikan. Artinya Suka dan duka dijalani bersama. Keuntungan yang didapatkan dinikmati bersama-sama, kesusahan yang dialami diatasi bersama-sama juga.

49. Tambah air tambah sagu. Artinya Tambah banyak permintaannya, bertambah pula biayanya. Bila bertambah anak, akan bertambah pula rezekinya.

50. Sekali air pasang, sekali tepian beranjak; Sekali air di dalam, sekali pasir berubah. Setiap terjadi perubahan pimpinannya, berubah pula aturannya.

51. Bagaikan api makan ilalang kering, tiada dapat dipadamkan lagi. Artinya Orang yang tidak mampu menolak bahaya yang menimpanya.

52. Hancur badan di kandung tanah, budi baik dikenang jua. Artinya Budi pekerti, amal kebaikan, akan selalu dikenang meski seseorang sudah meninggal dunia.

53. Alang berjawab, tepuk berbatas. Artinya Perbuatan baik dibalas dengan perbuatan baik, perbuatan jahat dibalas dengan perbuatan kejahatan pula.

54. Cuaca di langit pertanda akan panas, gabak di hulu tanda akan hujan. Artinya Sesuatu pasti akan ada identitas atau tanda khususnya.

55. Orang mau seribu daya, bukan seribu dali. Artinya Jika menghendaki sesuatu, pasti akan mendapatkan jalan, jika tidak menghendaki, pasti mencari alasan.

56. Enak makan dikunyah, enak kata diperkatakan. Artinya Sesuatu hal haruslah dimusyawarahkan terlebih dahulu.

57. Hawa pantang kerendahan, nafsu pantang kekurangan. Artinya Hawa nafsu tidak boleh diremehkan harus dijaga sebaik-baiknya

58. Sekali jalan terkena, dua kali jalan tahu, tiga kali jalan jera. Artinya Bagaimanapun bodohnya seseorang, jika sekali tertipu, tak akan mau tertipu lagi untuk kedua kalinya.

59. Jangan disesar gunung berlari, hilang kabut tampaklah dia. Artinya Hal yang sudah pasti, kerjakanlah dengan sabar tidak perlu tergesa-gesa.

60. Sehari selembar benar, setahun selembar kain. Artinya Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan keyakinan dan kesabaran akan membuahkan hasil yang baik.

61. Di mana kayu bengkok, di sana musang mengintai. Artinya Orang yang sedang lengah mudah dimanfaatkan oleh musuhnya.

62. Terlalu aru berpelanting, kurang aru berpelanting. Artinya Segala sesuatu yang berlebihan atau kurang akan berakibat kurang baik.

63. Menghela lembu dengan tali, menghela manusia dengan kata. Artinya Segala pekerjaan harus dilakukan menurut tata cara aturannya masing-masing.

64. Lemak manis jangan ditelan, pahit jangan dimuntahkan. Artinya perundingan yang baik jangan disia-siakan, tetapi hendaknya dipikirkan secara dalam-dalam.

65. Menanti-nanti bagaikan bersuamikan raja. Artinya Menantikan bantuan dari orang yang tidak dapat memberikan bantuan.

66. Luka sudah hilang parut tinggal juga. Artinya Setiap perselisihan selalu meninggalkan bekas dalam hati orang yang berselisih, walaupun perselisihan itu sudah berakhir.

TERJEMAHAN;
33. There is no way the price. This means a price, of course, adapted to the circumstances of the goods.
34. Splitting the chest looks at the heart. This means that phrase to express sincerity.

35. Aslo do not swallow bitter, do not immediately vomit. This means thinking carefully before acting to avoid disappointment.

36. For the eyes of the blind, for the heart to die. That is Being harmed by too follows his own lusts.

37. Clever oily water. That is clever to arrange the words to reach his point.

38. White cotton can be made, white heart berkeadaan. This means that kindness can be seen from the behavior.

39. Persuaded he cried, kicked, he laughed. Meaning Mau works well if it had been reprimanded.

40. If slapped a forfeit gold, double gold setampar Similarly, better slapped really. This means that every evil deed is the same result, though big or small.

41. Lubuk sense ledges science. This means that someone who is known to have more knowledge.

42. Rice was cold, the dish is not cracked. This means that people always do things carefully.

43. Reject the hands of swinging the leg, body hug self teaching. It means learning to control themselves and forgo having fun.

44. sheath refused Mayang. Meaning designation for the proud and forget the others who had been instrumental in his life.

45. When called upon him said, judging he met. This means can convey meaning in an appropriate manner.

46. ​​The share showed the nation, for instance durian. This means that we can see the temperament of a person through his speech.

47. crushed heavy, long wound. That is misfortune that came up considerably.

48. Tertangguk the same fish benefit, insured at the same stimuli shake. That is Joy and sorrow lived together. The gains enjoyed together, distress experienced addressed together as well.

49. Add water added sago. Meaning Add many requests, so does the cost. When the children grow, will grow too sustenance.

50. Once the tide, once the banks move; Once the water inside, a sand changed. Any changes direction, changing the rules anyway.

51. Just as fire eating dry weeds, nothing can be extinguished again. This means that people who are not able to resist the dangers that befall him.

52. Destroyed biological entities in the ground, nevertheless remembered good favor. That is Budi character, good deeds, will always be remembered though someone had died.

53. Alang answers, pat boundary. That is good deed rewarded with good deeds, bad deeds rewarded with evil deeds anyway.

54. Weather in the sky signs will be hot, cloudy upstream sign of rain. Meaning Something must be no identity or sign in particular.

55. People want a thousand power, not a thousand dali. This means that if want something, it will definitely get a way, if it does not want, definitely look for a reason.

56. Enak chewed meal, tasty diperkatakan said. That is something it should be discussed in advance.

57. Eve humility abstinence, abstinence lust deficiency. This means that lust should not be underestimated must be maintained as well as possible

58. Once the roads are affected, twice the know, three times the street deterrent. That is, however foolish person, if at all fooled, will never be fooled again for the second time.

59. Do not disesar mountain ran, he appeared lost mist. Meaning thing is certain, do the patient no need to rush.

60. The day sheet correctly, a piece of cloth a year. That is a job done with confidence and patience will produce good results.

61. Where curved wood, there ferret lurking. Meaning People who are easily exploited by its enemies off guard.

62. Too aru berpelanting, less aru berpelanting. Meaning Everything was exaggerated or less will result in less good.

63. Taking a bull with a rope, drew a man with the word. That means All work must be done according to the procedures of their own rules.

64. Fats do not swallow sweet, bitter, do not induce vomiting. That is a good bargaining should not be wasted, but should be considered as deep.

65. Waiting married later like a king. That is looking forward to the help of people who can not provide assistance.


66. The wound was gone scar stay as well. This means that every dispute always leave a mark in the hearts of those who differ, although the dispute was over.

No comments:

Post a Comment